Press release FELIX FERNANDEZ FOUNDATION

Diposting oleh On 22.46


Dalam rangka memperingati hari lahir Bupati Flores Timur tahun 2000-2005 , (alm.) Felix Fernandez SH CN, yang jatuh pada tanggal 10 juni , maka dengan ini didirikanlah FELIX FERNANDEZ FOUNDATION.

Felix Fernandez Foundation atau yang disebut sebagai FF Foundation merupakan yayasan yang didirikan oleh istri dan anak-anak dari almarhum Felix Fernandez. Yayasan ini didirikan bertujuan untuk meneruskan visi dan misi Felix Fernandez untuk membangun NTT khususnya tanah yang ia cintai, Flores Timur.

FF Foundation yang diketuai oleh Yasmine Soraya, putri dari Felix Fernandez, mencoba memberikan asistensi kepada pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan di segala bidang diantaranya bidang budaya dan pariwisata. FF Foundation turut mempromosikan budaya NTT; musik, tari-tarian serta tenun tradisional NTT termasuk prosesi semana santa yang telah dilakukan berabad-abad untuk merayakan paskah secara khidmat di Larantuka.

FF Foundation juga berkomitmen membantu pembangunan di bidang pendidikan, memberikan informasi dan rekomendasi bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri khususnya ke eropa. Selain itu bekerjasama dengan berbagai organisasi lainnya untuk membantu pembangunan pendidikan formal dan informal di NTT khususnya di Flotim. FF Foundation diniatkan turut membantu pembangunan sosial dan ekonomi termasuk mendukung UKM dan mikro ekonomi lainnya bagi masyarakat dengan cara bekerjasama dengan berbagai organisasi dalam membantu pemasaran dll.

Dalam bidang kesehatan, FF Foundation memberikan perhatian khusus pada kesehatan jantung karena Felix Fernandez meninggal akibat serangan jantung mendadak. FF Foundation mencoba memberikan kesadaran pada masyarakat atas isu kesehatan jantung. Selain itu secara umum, FF Foundation bekerjasama dengan organisasi-organisasi untuk membantu pembangunan di bidang kesehatan bagi NTT dan Flotim khususnya.

Program lainnya adalah memberikan fokus pada isu wanita dan anak. Karena wanita sungguh memegang peranan penting di NTT dan Flotim. FF Foundation mencoba membangun dan mendidik para wanita dan memberikan empowerment agar dapat lebih memberikan yang terbaik bagi keluarga dan komunitas mereka. Demikian pula dengan isu anak, FF Foundation mencoba untuk membantu pembangunan karakter dan pendidikan serta kesehatan dan lain sebagainya. 

Felix Fernandez memiliki beberapa perwakilan di Indonesia; diantaranya di Jakarta (cp: Rizky Fernandez), Flotim (cp: Anton Lebu Maran, Antonius Da Silva, Sebatinus Ola Domaking), dan NTTKupang (cp:Hyronimus Agustinius Fernandez, Pieter Dasilva). Sekretariat di Jakarta dikelola oleh Olivia melany serta pembina dan advisor Foundation diantaranya adalah Ny. Elly Marli Rusyati, Dr.Sari Monik Agustin dan Ahmad supriadi.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi www.felixfernandezfoundation.com atau info@felixfernandezfoundation.com atau kontak +31684246178. Atau secara surat menyurat melalui Felix Fernandez Foundation, Postbus 1000, Tav Box A 2050, 2260 BA Leidschendam, The Netherlands


Semoga pendirian FF Foundation ini dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi pembangunan NTT dan Flotim. Semoga berkah buat kita semua.
7 hal unik yang kalian jumpai ketika naik Bemo di Flores

Diposting oleh On 21.38

Bagian dalam bemo
Mendengar kata Bemo pasti bayangan kalian akan tertuju pada salah satu angkutan umum legendaris di Jakarta. Namun, bukan bemo itu yang akan dibahas di sini. Lebih tepatnya di Flores, bemo atau lebih tepatnya mikrolet adalah salah satu alat transportasi darat yang mudah dijumpai selain bus, ojek, otto kayu, dan mobil travel. Selain harganya yang terjangkau, ada beberapa hal unik yang dapat kita jumpai ketika naik angkutan umum khas Flores ini.


Tampak luar bemo

1.      Musik yang menggelegar

Naik kendaraan umum dengan musik yang menggelegar mungkin hanya bisa di temui di NTT, khususnya Flores. Musik-musik menggelegar ini menjadikan bemo seperti diskotik berjalan. Musik-musik yang diputar di dalam bemo kebanyakan dari lagu-lagu ambon, tak jarang pula lagu-lagu hip-hop dan house music yang makin menggetarkan seisi bemo. Jangan takut musik-musik ini akan menganggu kenyamanan para penumpang, justru musik-musik ini menambah kenyamanan para penumpang karena bisa mengusir rasa kantuk di dalam bemo. Dentuman musik hip-hop dan house music ini selain sebagai penghibur penumpang juga sebagai media untuk menarik perhatian dengan harapan banyak penumpang yang akan naik ke dalam bemo.

2.      Nama-nama bemo yang unik

“Mas Jawa, kalau mau pergi ke kota naik Natasya saja,”
“Natasya?” jawab saya agak bingung.

Ternyata Natasya ini adalah salah satu dari sekian banyak nama dari bemo. Biasanya nama-nama bemo ini tertulis di bagian samping body mobil. Selain Natasya, ada banyak sekali nama-nama bemo yang saya jumpa di Flores, seperti LG, Sampurna, Syukur, Ritalux, Alejandro dan masih banyak yang lain. Bahkan ada juga yang memakai nama klub sepakbola seperti AC Milan. Nama-nama ini bukan tanpa alasan dibuat. Nama bemo ini dibuat supaya memudahkan penumpang untuk mengingat bemo yang mereka tumpangi sehingga para penumpang tidak lari ke bemo lain. Selain itu nama-nama ini dibuat untuk membedakan daerah operasi bemo itu sendiri.

3.      Pernak-pernik dan aksesoris bemo

Pernak-pernik dan beragam aksesoris yang menghiasi kendaraan umum ini juga yang menjadi salah satu ciri khas dari bemo. Hal ini mungkin sebagai wujud apresiasi mereka terhadap seni, yaitu seni menghias bemo. Tidak hanya aksesoris bagian luar seperti lampu warna-warni dan kaca yang ditutup dengan stiker cewek-cewek seksi, aksesoris di dalam pun tak kalah heboh. Bagian dalam bemo ini dilengkapi dengan berbagai macam pernak-pernik dan aksesoris seperti boneka kecil yang digantung, lampu hias, dan aksesoris unik lainnya.

4.      Bemo mengantar anda sampai depan rumah

Ketika pertama kali saya menaiki bemo dari kota Bajawa menuju Aimere, saya sempat dibawa bemo ini sampai ke tengah perkampungan dengan jalan yang sempit dan masih berbatu. Sampai di sebuah rumah adat, bemo ini berhenti dan menurunkan salah satu penumpangnya. Begitu juga dengan saya, sempat meminta turun di jalan besar, namun sang supir malah menurunkan saya tepat di depan halaman kontrakan. Kalau di kota-kotra besar ada taksi yang bisa mengantar anda sampai depan rumah, di Flores ini ada bemo yang melayani anda secara maksimal sampai depan rumah.

5.      Mau bawa barang apapun, pasti dilayani

Pernah lihat angkot bawa kasur busa? Di Flores jangankan kasur busa, bemo di sini kadang membawa barang-barang yang tak lazim untuk diangkut. Saya pernah beberapa kali menumpai bemo yang membawa kambing. Bahkan tak jarang juga saya melihat bemo yang dengan gagahnya mengangkut sepeda motor. Di sini, asalkan bemo mash muat buat dijejali barang-barang tersebut, sang supir tak akan keberatan mengangkut semua barang bawaan kalian.

6.      Bemo juga ada kondekturnya

Kondektur masih sangat asing didengar di NTT, khususnya Flores. Di sini orang lebih biasa menamai juru angkut ini sebagai konjak. Kalau di jawa kondektur hanya ada di kendaraan umum seperti bus, di Flores kondektur atau konjak bisa kita jumpai di setiap bemo, bus, dan oto kayu. Konjak ini bertugas untuk mencari dan mengangkut barang-barang bawaan penumpang. Jadi jangan khawatir jika kalian membawa banyak barang bawaan ketika naik bemo karena sang konjak akan dengan sigap melayani kalian dengan profesional

7.      Bisa pesan bemo lewat sms/telp


Kata orang, menunggu adalah hal yang paling membosankan. Apalagi kalau harus menunggu kendaraan umum. Kalau di Jawa menunggu kendaraan umum biasa di jalan besar atau jalan ke terminal, di sini kalian cukup sms/telp nomer bemo yang ada. Tunggu beberapa menit, bemo langsung muncul tepat di depan rumah. Atau kalian bisa pesan bemo ini malam sebelumnya. Jadi tak perlu lagi panas-panasan hanya untuk menunggu angkot yang akan mengantar kalian sampai ke tujuan.

Oleh : Wahyu Yogo Pratomo_082247744296_yogo.chocoronotomo@gmail.com
Alor Juara Umum Lomba MTQ Tingkat Provinsi NTT

Diposting oleh On 14.24

Ilustrasi Lomba MTQ
Flores Post - Ende, MTQ telah ada di Indonesia sejak tahun 1940-an sejak berdirinya Jami'iyyatul Qurro wal Huffadz yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama, ormas terbesar di Indonesia.
Sejak tahun 1968, saat Menteri Agama dijabat K.H. Muhammad Dahlan (salah seorang ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) MTQ dilembagakan secara nasional. MTQ pertama diselenggarakan di Makassar pada bulan Ramadhan tahun 1968. Kala itu hanya melembagakan tilawah dewasa saja dan melahirkan Qari Ahmad Syahid dari jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan. MTQ kedua diselenggarakan di Banjarmasin tahun 1969. Tahun 1970 MTQ ketiga diselenggarakan di Jakarta dengan acara yang sangat meriah.
Tahun ini NTT Juga menyelenggarakan Lomba MTQ , dan Alor Menjadi Juara umum MTQ Tingkat Provinsi NTT 2016 Pada Tanggal 28 Mei 2016, di Kota Pancasila Ende dengan total nilai 62 dengan rincian sebagai beikut :  
Juara 1 Qoriah Hifzil Qur'an ,
Juara 1 Qori remaja, 
Juara 1 khat Quran dekorasi putra, 
Juara 1 khat Quran hiasan mushaf putri, 
Juara 1 khat Quran naskah putra dan putri...
Juara 1 fahmil Quran (cerdas cermat isi kandungan al-Quran), 
Juara 1 syarhil Quran..
Juara 2 Qoriah kanak kanak, 
Juara 2 khat Quran hiasan mushaf putra, 
Juara 2 khat Quran dekorasi putri,
Juara 3 tartil Qori dan Qoriah,juara 3 remaja Qoriah


Pelabuhan Marapokot di Mbay Resmi! Siap Menjadi Pelabuahan Peti Kemas

Diposting oleh On 12.14 with No comments

 
 Flores Post - Mbay - Pelabuhan Marapokot, Mbay telah diresmikan sebagai pelabuhan peti kemas dan terminal peti kemas (unit terminal container/ UTC).
Hilda Mutha Kasi, pejabat dari Bappeda Nagekeo, menginformasikan acara peresmian dilakukan oleh Sugihardjo, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan RI, disaksikan Bupati Elias Djo, Wakil Bupati Paulinus Nuwa Feto, dan Wakil Ketua DPRD Nagekeo Marselinus Ajo.

Turut hadir Pimpinan SKPD, tokoh masyarakat dan staf Kementrian Perhubungan RI dan Dinas Perhubungan Provinsi NTT.

Pelabuhan Marapokot, secara hierarki, ditetapkan sebagai pelabuhan pengumpan regional, jelas Hilda Mutha Kasi. Lapangan penumpukan (kontainer), gudang, dermaga sandar sudah siap.


"Semoga berkembang ke depan, dengan derek raksasa yang lebih canggih dan menjadi pintu gerbang pengiriman logistik serta membuka akses ekonomi bagi wilayah Mbay dan sekitarnya di bawah spirit nawacita yang tidak hanya memusatkan pembangunan di Jawa.

Sumber : Nagekeo Pos
Bangga atau tidak jadi orang Flores setelah mendengarkan lagu ini?

Diposting oleh On 12.45 with No comments

Flores Post - Tour de Flores telah selesai dan sukses terselenggara di pulau Nusa Bunga Flores Island, tapi dibalik kesuksesan TDF tak lepas dari beberapa pendukung, pemerintah pusat, propinsi dan daerah, dibalik itu semua ada beberapa hal yang mungkin terlewat dari kita semua,
Theme song Tour de Flores, ya lagu ini mungkin tidak bisa menyaingi  kepopuleran lagu lagu band yang saat ini lagi trend di indonesia bahkan dunia. tapi tidak ada salahnya kita patut berbaangga hati dengan Theme song ini Tour de Flores, yang bisa mewakili rasa rindu kita dengan Pulau Nusa Bunga ini.
Tambahan informasi lagu ini di nyanyikan oleh Dona Maria R, asli dari Ende, yang diciptakan kolonel Embu Agapitus dan Robert Eppe dando, dia terpilih setelah menyingkirkan beberapa kontestan. dan dari panitia mengharuskan harus orang Flores asli yang membawakan lagu tersebut, berikut cuplikan Theme song Tour de Flores



Peserta Tour de Flores di Sambut dengan Gala Dinner  Pemda Ende

Diposting oleh On 09.39 with No comments

Flores Post, Ende - Pemerintah Kabupaten Ende menggelar gala dinner menyambut peserta Tour de Flores yang berlangsung di Museum Tenun Ikat, Jumat (20/05/2016). Hadir dalam acara tersebut Menteri Perindustrian RI, Saleh Husin, Bupati Ende, Marselinus Y.W. Petu, Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, DR,dr. Agustinus G. Ngasu, Ketua DPRD Ende, Heri Wadhi, Presiden Direktur Astra Daihatsu, Sudirman Said, Ketua Tour de Flores, Primus Dorimulu.

Acara dimulai dengan musik dari Bappeda Voice Ende, selanjutnya para peserta Tour de Flores disuguhi dengan tarian yang mengisahkan tentang keberadaan Danau Kelimutu dari sanggar seni Cindy Onekore serta tarian dari paguyupan Bali.

Bupati Ende, Ir Marsel Petu dalam sapaan selamat datang mengatakan pihaknya boleh berbangga karena kehadiran dan aktivitas yang dilakukan peserta Tour de Flores yang telah memberikan warna lain untuk Flores dan membuka cakrawala berpikir serta imajinasi tentang penyelenggaraan event semacam ini yang mungkin hanya mampu disaksikan melalui media massa dan elektronik. Oleh karenanya dengan penuh ketulusan pihaknya mengajak untuk menyambut dan memberikan apresiasi sepantasnya.

“Kita jamu dan layani sebagai seorang sahabat dan kita posisikan diri sebagai tuan rumah yang baik, yang melayani dengan kasih dan memberi tanpa pamrih. Karena apa yang dilakukan adalah perwujudan dari komitmen bersama untuk membangun Flores dalam satu kesatuan wilayah, dalam konstelasi pengembangan destinasi Flores,”kata Bupati Marsel.

Menurut Bupati Marsel bahwa penyelenggaraan Tour de Flores 2016 merupakan perpaduan untuk mendapatkan prestasi aktivitas kreasi atau kegiatan olahraga untuk mendapatkan prestasi juga mendapatkan aktivitas wisata/rekreasi agar lebih mengenal, memahami dan menikmati keanekaragaman karakteristik Flores secara utuh.

Ia menambahkan Flores memiliki keanekaragaman daya tarik wisata yang unik, Flores memiliki topografi wilayah yang sulit dan penuh tantangan, Flores memiliki wilayah laut dengan panorama pantai yang indah, Flores dengan pegunungan yang beriklim sejuk dan menyegarkan, Flores dengan lembah ngarai, perbukitan tersebar merata di setiap wilayah, serta Flores dengan danau tiga warnanya kelimutu yang eksotik dan penuh misteri